Showing posts with label RaspBerry Pi 2. Show all posts
Showing posts with label RaspBerry Pi 2. Show all posts

Monday, 8 August 2016



Selamat Datang di blog Dhamsky,
dalam postingan kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara agar dynamic ip publik yang kita dapat dari isp menjadi static hhmm... bukan berarti ip yang kita dapat benar benar tidak berubah yaa..:) ip tetap berubah namun kita membutuhkan pihak ketiga untuk memudahkan kita untuk mengakses ip publik, ip publik sendiri adalah IP yang di dapat dari ISP (Internet Service Provider) seperti speedy yang sekarang menjadi indihome.

Ada beberapa macam Type IP yaitu :

1.IP Publik :  IP Publik merupakan IP yang dapat di akses dari luar akan tetapi IP berganti secara otomatis sesuai yang di berikan oleh ISP anda bisa menggunakan IP Publik ini untuk mengakses komputer anda dari jarak jauh di luar jaringan private  akan tetapi jika anda ingin mendapatkan IP Static dari ISP akan di kenakan biaya tambahan.

2.IP Private : IP Private adalah IP yang hanya ada di jaringan milik kita sendiri seperti LAN di gunakan untuk penomoran komputer dalam jaringan peribadi termasuk dalam sekolah rumah dan guna untuk memungkinkan komputer untuk saling berkomunikasi satu sama lain.

3.IP Static :IP Static merupakan IP yang telah kita tetapkan pada komputer agar IP tersebut tidak dapat berubah secara otomatis.

4.IP Dynamic : IP Dynamic IP yang di berikan Oleh System DHCP pada router yang di mana kita akan mendapatkan IP secara otomatis dari Router IP yang di Dapat Dari DHCP ini dapat berubah ubah.

Singkat cerita langsung aja kita ke proses pembuatan di sini saya menggunakan pihak ketiga yaitu freedns.afraid.org okey langsung saja kita ke tahap pembuatannya.

Langkah 1 :

Buatlah akun Baru di freedns.afraid.org

Gambar : Form Pendaftaran Akun Baru

lengkapilah form tersebut dengan data diri anda di mulai dari nama depan nama belakang UserID (untuk login nantinya) password dan email. jika sudah di isi semua ketik huruf verivikasi yang ada di Form tersebut dan selanjutnya ceklist "Terms and Conditions" lalu tekan tombol "Send Activation email".


Langkah 2 : 

Cek email anda yang tadi anda daftarkan lalu buka email tersebut lalu klik link aktivasi yang di berikan dan anda akan di arahkan ke web "freedns.afraid.org" dan lihat pada bagian kiri tepat nya di menu "For Members:"

Gambar : Menu For Members



Setelah anda melihat menu "For Members" selanjutnya anda pilih menu "Subdomains" lalu pilih "Add a subdomain" seperti pada gambar di bawah ini:


Gambar : Add a Subdomains


Setelah anda menekan "Add a Subdomains" anda akan di hadapkan dengan tampilan "form subdomain" seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar : Form subdomain

Keterangan Gambar Form subdomain :
- Pastikan "Type" A
- Subdomain : isikan dengan "username" anda atau sesuka anda
- Domain: pilihlah domain yang anda inginkan.
- Destination : IP Publik anda otomatis akan terlihat di form ini
- TTL: abaikan
- Wildcard : abaikan
- isikan kode verivikasi form yang ada di hadapan anda lalu klik tombol "Save!"


Langkah 3 :

di langkah ke 3 ini kita akan membuat perintah agar setiap waktu yang nanti akan kita tentukan si raspberry pi ini akan mengupdate secara otomatis "Destination" sehingga ip publik selalu terupdate.

di langkah ini kita memerlukan Direct Url dari freedns.afraid.org :

https://freedns.afraid.org/dynamic/update.php?Your_Direct_Url

Untuk mendapatkan Direct Url lihatlah pada bagian menu "For Members" lalu pilih menu "Dynamic DNS

Gambar : Menu For Members Dynamic DNS

setelah membuka menu "dynamic dns" anda akan di hadapkan pada tampilan baru dan lihat pada bagian bawah seperti pada tampilan di bawah ini:

Gambar : list subdomain

Keterangan Gambar List subdomain :

- berikut adalah list subdomain yang sudah berhasil di buat seperti apa yang sudah kita lakukan di langkah ke 2.
- lalu pilihlah subdomain yang tadi anda buat lalu pilih "Direct URL" anda akan di arahkan ke new tab baru yang di mana halaman tab tersebut hanya ada tulisan ip publik anda.
- di halaman tersebut Lihat lah pada bagian addressbar anda yang akan ada URL :
https://freedns.afraid.org/dynamic/update.php?Direct_URL_ANDA

Simpanlah/catat alamat Direct URL Anda yang nantinya akan berfungsi untuk memperbaharui otomatis ip publik di raspberry pi.


Langkah 4 :

Selanjutnya Kita akan membuat crontab di raspberry pi dengan melakukan perintah :

buka terminal raspberry pi lalu masukan code di bawah ini :

Code:

sudo apt-get update

Code:

crontab -l | { cat; echo "*/5 * * * * curl http://freedns.afraid.org/dynamic/update.php?Direct_URL_ANDA"; } | crontab -

dan anda akan melihat notifikasi berupa "no crontab for pi" notifikasi ini seolah olah seperti salah akan tetapi konfgurasi sudah berhasil bisa di cek menggunakan perintah :

Code:

crontab -l

ketika anda memasukan perintah  "crontab -l" anda akan mendapatkan notifikasi seperti di bawah ini :

*/5 * * * * curl http://freedns.afraid.org/dynamic/update.php?Direct_URL_ANDA


selanjutnya kita perlu merestart cron masukan perintah di bawah ini :

sudo service cron restart


selesai kini raspberry pi mendapatkan ip publik static sehingga anda tidak perlu lagi repot untuk mengupdate ip publik secara manual kini raspberry pi anda bisa di akses dari luar jaringan lokal anda kapanpun dan di manapun :)

Catatan : 

anda bisa mengatur waktu update interval di perintah tersebut dalam contoh saya memberikan waktu */5 untuk setiap 5 menit akan mengupdate ip publik ke freedns.afraid.org 

sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat sampai jumpa di postingan berikutnya ;) 





Wednesday, 29 June 2016


Selamat datang di Blog Dhamsky,
dalam postingan kali ini saya akan berbagi informasi pada saat memulai boot pada raspberry pi 3. 
saya mendapatkan kendala dimana yang seharusnya ketika sudah menampilkan ciri khas boot raspberry pi menampilkan gambar warna-warni cuma sebentar tapi yang saya alami ini tampilan gambar warna-warni ini lama sekali dan tidak dapat masuk ke desktop raspberry.

Gambar : Boot Raspberry Pi Warna-warni


dugaan saya pada saat pertamakali itu tertuju pada "memori microsd" yang saya gunakan untuk menaruh OS Raspbian saya sudah melakukan berbagai cara pada microsd tersebut seperti melakukan perubahan pada type system microsd dari fat32 ke ntfs namun hasil sama saja sampai saya  6x mengulang dengan OS berbeda dan mengganti microsd dengan merek lain hasilnya pun tetap sama.

selepas dari dugaan kepada microsd dugaan saya berikutnya tertuju pada "Power adapter" saya kira power adapter yang saya gunakan tidak cukup kuat untuk memberikan power kepada raspberry pi 3 yang dimana raspberry pi 3 itu membutuhkan power sekitar kurang lebih  5.1V  2.5A, sedangkan power adapter yang saya gunakan memiliki daya output 5V 1A saya kira disini letak kesalahan saya dalam memberikan power kepada raspberry pi 3 sehingga raspberry pi 3 tidak mau boot dan hanya berhenti di gambar warna-warni akan tetapi ketika saya mencoba menggunakan power adapter dengan output 5V 2A, hal yang sama tetap terjadi raspberry pi 3 tidak mau melakukan boot hanya berhenti di gambar warna-warni. 


Gambar : Power Adapter Output  5V  2-2,5A



dan saya juga menduga arus yang di sampaikan power adapter ke raspberry pi tidak setabil halini saya buktikan dengan melakukan pengecekan menggunakan alat  "USB Charger Doctor" yang dimana alat ini akan memberikan informasi voltase yang di keluarkan pada power adapter dan pemakaian beban yang di keluarkan


Gambar : USB Charger Doctor


dari pengecekan tersebut saya mendapatkan beberapa dari "kabel micro usb" ada yang kurang bagus dalam menyampaikan arus power ke raspberry pi 3 kabel micro usb yang murah meriah memberikan power yang kurang baik pada raspberry pi 3 dan saya segera mengganti dengan kabel micro usb lain dan saya cek ulang dengan usb charger doctor hasilnya bagus akan tetapi masalah masih saja di boot warna-warni tersebut.


Gambar : Kabel Micro USB


selepas dari dugaan kabel dugaan saya berikutnya tertuju pada Raspberry Pi 3 yang saya beli saya sudah berfikir bahwa Raspberry Pi 3 yang saya beli ini mengalami kerusakan.
kenapa saya berfikir bahwa raspberry pi yang saya beli mengalami kerusakan..? karena saya melihat bukan karena tidak bisa boot akan tetapi ketika saya perhatikan pada indikator lampu led pada raspberry pi 3 hanya berkedip kedip dengan notasi yang sama saya mengira itu peringatan kerusakan pada bagian hardware raspberry pi 3.


Gambar : Raspberry Pi 3



Masalah Sebenarnya :

Dari hasil uji coba saya di atas saya mendapatkan bahwa kesalahan bukan lah dari segi "Hardware" melainkan kesalahan terletak pada "Software" yaitu masalah pada OS yang di gunakan :) 
OS yang saya gunakan merupakan Versi terlama inilah masalah sebenarnya kenapa Rasperry Pi 3 tidak mau Boot dan hanya berhenti di gambar warna-warni di karenakan Raspberry Pi 3 adalah keluaran terbaru dari Type Raspberry pi lainnya sehingga versi system yang ada pada raspberry pi 3 tidak dapat membuka versi OS yang lama dan menyebabkan hanya berhenti di gambar warna-warni.


OS yang berhasil di gunakan Dan Catatan :

Versi OS yang saya gunakan ketika tidak mau boot dan berhenti di gambar warna-warni :
  • Raspbian 2015 (dan versi di bawahnya)
  • NOOBS_v1_5_0 ( dan versi di bawahnya )
Versi OS yang berhasil Pastinya versi terbaru :
  • Raspbian 2016 ( dan versi di atasnya )
  • NOOBS_v1_9_2 ( dan versi di atasnya )
Pastikan anda format microsd card menggunakan "SDFormatter" sebelum memasukan OS ke microsd card guna untuk memastikan bahwa tidak ada data yang tersisa.
dan pastikan microsd type system "FAT32".



Kenali Raspberry Pi 3 anda :


Dan untuk Hardware Raspberry Pi 3 juga bisa menggunakan Power Adapter 5V 1A dengan catatan beban yang di berikan ke raspberry pi 3 jangan terlalu banyak apabila indikator pada power led raspberry pi anda berkedip atau bahkan yang menyalah hanya led hijau berkedip itu menandakan bahwa Raspberry Pi 3 anda kekurangan daya power.

led hijau itu fungsi utamanya adalah memberikan status proses yang di lakukan oleh Raspberry Pi.


Sekian postingan saya kali ini semoga dapat membantu dan dapat memberikan informasi bagi anda
postingan ini saya buat di karenakan saya mengalami kesulitan dalam mencari informasi tentang masalah yang saya alami ini :)
sampai jumpa di postingan berikutnya. 




Tuesday, 7 June 2016



Selamat datang di blog Dhamsky,
dalam postingan ini saya akan berbagi informasi dan juga tutorial tentang Raspberry Pi 2 yaitu penggunaan dari wifi usb adapter. Wifi usb adapter yang saya gunakan TL-WN725N untuk yang belum tau cara konfigurasi usb adapter jenis ini bisa di lihat Setup TL-WN725N di Raspberry Pi 2 Lengkap Dengan Gambar (DhamSky)

di postingankali ini saya mendapatkan wifi usb adapter saya tidak mau terkoneksi otomatis ketika jaringan AP(akses poin) saya ter-restart sehingga saya harus mencabut dan memasangkan kembali power raspberry pi 2 saya untuk mengkoneksikan kembali ke jaringan AP saya, sungguh ini membuat sulit ketika saya sedang berada di luar rumah :( 

untuk itu saya segera mencari di pak google alamat dokter yang tepat untuk raspberry pi 2 saya ini untuk bisa Membuat Raspberry Pi 2 Auto Reconnect wifi, dan pada akhirnya saya menemukan langkah untuk menyelesaikan masalah yang saya hadapi ini.
dengan menggunakan "Wicd-Curses" yang di instal pada raspberry pi 2 saya ini mampu membuat wifi usb adapter saya dapat terkoneksi otomatis ketika jaringan AP saya sedang ter-restart sehingga saya tidak perlu mencabut dan memasang power raspberry pi 2 agar dapat terkoneksi ke AP
di bawah ini adalah tampilan dari interface "Wicd Curses"


Gambar : interface "Wicd Curses"

Keterangan Gambar :

1. Wireless Networks adalah nama ESSID jaringan wifi yang terdeteksi oleh raspberry pi 2
2. Menu Pengaturan
3. Status Koneksi Yang Tersambung. 



Gambar di atas kita dapatkan ketika kita sudah memasang "Wicd-Curses"
langkah penginstalan "Wicd-Curses"
ikuti langkah di bawah ini :

- Pastikan Raspberry Pi anda sudah mendapatkan koneksi Internet
- OS yang di gunakan Raspbian
- Wifi USB Adapter (dalam tutorial ini saya menggunakan TL-WN725N) 

Instal terlebih dahulu "Wicd-Curses" dengan memasukan Code di bawah ini :
sudo apt-get install wicd-curses
Jika ada notifikasi Pilih "OK"

Selanjutnya ketika peroses instal selesai bukalah "Wicd-Curses" dengan memasukan code di bawah ini :
sudo wicd-curses


dan anda akan di hadapkan pada tampilan seperti Gambar : interface "Wicd Curses" di atas selanjutnya lihatlah Gambar 1 : Pemilihan ESSID di bawah ini :
Gambar 1 : Pemilihan ESSID

Keterangan Gambar 1 :

1. Arahkan menggunakan tombol panah "Atas/Bawah" yg ada di keyboard anda ke ESSID mana yang akan di jadikan Auto Reconnect dalam tutorial ini dhamsky mengarahkan ke ESSID : "Chocolate"
2. Setelah memilih ESSID tekan tanda panah "Kanan"  pada keyboard untuk menuju konfigurasi.


Note : jika ESSID tidak ada coba tekan "R" untuk merefresh 




Dan ketika anda menekan tombol panah kanan anda akan di hadapkan pada tampilan Konfigurasi Wifi seperti Gambar 2 di bawah ini :



Gambar 2 : Konfigurasi Wifi

Keterangan Gambar 2 :
1. Ikuti seperti yang di tunjukan pada gambar pilih "Automatically connect to this network" dan "Use Encryption"
2.pada "Key" masukan Password "AP wifi" anda 
3. jika semua selesai tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi.

Setelah langkah di atas semua anda ikuti dengan benar selanjutnya restart lah Raspberry pi 2 Anda :
sudo reboot
Selamat anda sudah membuat Raspberry Pi 2 Wifi usb Adapter dapat reconnect secara otomatis :).
sekian postingan saya kali ini semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan maaf jika ada salah dalam penulisan.
jika anda ingin melihat video konfigurasi Membuat Raspberry Pi 2 Auto Reconnect wifi bisa lihat video di bawah ini :

VIDEO :

Monday, 23 May 2016


Selamat datang di blog dhamsky,
dalam postingan kali ini akan membahas tentang Apa itu Raspberry Pi, yup Raspberry pi atau yang sering di singkat menjadi Raspi merupakan single board circuit/SBC yang di mana ukurannya ini menyerupai ukuran kartu pelajar atau kartu ATM.

Raspberry pi sendiri bisa di bilang sebagai mini komputer kenapa begitu karena raspberry pi memiliki spesifikasi :

Prosessor       :   A 900MHz quad-core ARM Cortex-A7 CPU
Ram               :   1GB RAM
USB Port       :   4 USB ports
GPIO             :   40 GPIO pins(Apa itu GPIO..??)
HDMI            :   Full HDMI port
Ethernet port  :  1x Ethernet port
Audio Jack     :  Combined 3.5mm audio jack and composite video

- Camera interface (CSI)
- Display interface (DSI)
- Micro SD card slot
- VideoCore IV 3D graphics core

Operating systems  : Debian GNU/Linux, Fedora, Arch Linux ARM, RISC OS (Rekomendasi Raspbian OS)

Dengan sepesifikasi seperti di atas raspberry pi mampu menjalankan berbagai macam software seperti :

- Liber office
- Web server
- Mesin download 
- Mesin Torrent
- Python
- Sonic pi
- Scratch

Dan bisa di pasangkan usb wifi sehingga bisa menggunakan wifi, konfigurasi usb wifi raspberry pi selain bisa menjalankan beberapa software di atas Raspberry pi juga bisa kita jadikan sebagai Media Center dimana dapat kita memutar film dengan resolusi tinggi dengan lancar 
bukan hanya itu saja kemampuan Raspberry pi, 
Raspberry pi dapat di jadikan juga sebagai home automation dimana dapat mengendalikan suatu perangkat dari jarak jauh dan juga bisa di jadikan untuk mengukur tingkat kelembaban tanah dan udara selain itu dapat di jadikan juga sebagai Game Arcade itu semua dapat di lakukan sesuai dengan keinginan anda dan kemauan anda untuk berkerasi dan menciptakan.

Seperti contoh saya sendiri membuat Raspberry pi sebagai pengawas ruangan dan juga dapat melakukan pengendalian lampu yang di kendalikan menggunakan web browser atau pun browser android dari jarak jauh seperti pada video di bawah ini :




dari artikel di atas itulah fungsi raspberry pi yang di mana raspberry pi bisa berfungsi sebagai mini komputer bisa juga berfungsi lebih dari itu tergantung kreatifitas anda ingin menjadikan raspberry pi sebagai apa..:)
Sekian postingan kali ini sampai bertemu di postingan selanjutnyaa ..:)

Friday, 12 February 2016



Selamat Datang Di blog DhamSky,
Dalam tutorial kali ini saya akan memberikan cara bagaimana mensetting "Wireless N Nano USB Adapter type TL-WN725N v.2 " di RaspBerry Pi 2 yang berfungsi sebagai penangkap sinyal wifi meskipun Raspberry Pi 2 ini di sediakan Lan Jack akan tetapi biar terlihat rapih dan simple gak berantakan kabel, Raspberry Pi 2 kita dapat terkoneksi menggunakan wifi dengan TL-WN725N ini.

Untuk dapat menggunakan tl-wn725n ini kita perlu konfigurasi sedikit agar dapat di gunakan di Raspi oia bagi yang belum tau Raspi itu singkatan dari Raspberry pi hehee di singkatnya raspi .
yang akan kita lakukan adalah mendownload driver tl-wn725n dan menginstalnya di raspi menggunakan SSH di sini saya mengunakan software  "Bitvise SSH Client" Download Bitvise SSH Client


Gambar: TL-WN725N di Raspberry Pi 2 (DhamSky)





Singkat Intro langsung aja kita Mulai konfigurasinya :

Yang perlu di persiapkan:
- Siapkan Tl-WN725N
- Koneksi Internet Pastikan Raspberry anda terhubung Internet 
  karna kita akan medowload driver tl-wn725n.
 -Software Bitvise SSH Client/PuTTY untuk menggunakan SSH
 - OS yang saya gunakan Raspbian Wheezy




Langkah 1 :

disini saya anggap anda sudah melakukan penginstalan software Bitvise SSH Client, Buka software Bitvise SSH Client lalu masukan "Host/IP Raspberry Pi"  anda dan masukan "port" dan juga "username" dan "password" raspi anda. seperti Gambar 1 di bawah ini :

Gambar 1: Software Bitvise SSH Client


Keterangan Gambar 1 :

1. Masukan  "Host/IP" Raspberry Anda.
2. Masukan  "Port" biasanya di isikan dengan Port:22. 
3. Masukan "Username" Raspberry anda.
4. Initial Methode pilih ke "Password".
5. Masukan "Password" Raspberry Anda.
6.jika telah terisi semua pilih "Login".


Jika anda berhasil masuk ke Raspberry anda menggunakan SSH tampilan akan seperti pada
  Gambar 2 di bawah ini :

Gambar 2: Berhasil Login


Keterangan Gambar 2:

SFTP : merupakan directory dari Home Raspberry anda dimana nanti anda dapat melakukan pemindahan data dari Raspberry ke Komputer anda atau sebaliknya melalui SFTP ini.

TERMINAL : merupakan jendela perintah yang nantinya akan kita gunakan untuk berbagai macam penginstalan atau konfigurasi si raspi ini disini kita akan melakukannya untuk instal driver tl-wn725n



jika kalian berhasil masuk seperti yang di tunjukan Gambar 2, yang anda gunakan hanyalah jendela TERMINAL untuk jendela lainnya di tutup saja.


Langkah 2 :

Masukan Perintah Update pada Raspberry Pi 2 ini berguna untuk memeperbaharui data data di dalam directory system raspberry dengan melakukan perintah "sudo apt-get update" tanpa tanda kutip tunggu hingga peroses update ini selesai, proses update seperti pada Gambar 3
di bawah ini :

Gambar 3: Update Raspberry Pi 2




Jika sudah selesai Proses update nya selanjutnya lakukan pengecekan versi linux pada Rapberry anda dengan melakukan perintah "uname -a" tanpa tanda kutip seperti pada Gambar 4 di bawah ini:

Gambar 4: Cek Versi Linux dan Code Drivers


Keterangan Gambar 4 :

1. "3.18.11-v7+" merupakan versi linuk pada Raspberry pi kita saat ini dapat berubah jika kita melakukan upgrade. 
2. "#781" merupakan versi linux untuk mengenali code driver tl-wn725n dapat berubah jika kita melakukan upgrade.




Langkah 3:

Apabila anda sudah mendapatkan versi linux dan juga code driver linux anda, selanjutnya kita mencari versi linux kita dan code driver linux kita di forum www.raspberrypi.org untuk mendapatkan driver tl-wn725n lihat pada Gambar 5 di bawah ini :

Gambar 5: Forum www.raspberrypi.org Driver TL-WN725N Download


Keterangan Gambar 5 :

1.Carilah baris yang mengatakan "Pi 2 driver files" karena di situ khusus untuk Raspberry pi 2
2. "Drivers for 3.18.xx-v7+" merupakan judul kolom drivers yang artinya untuk versi linux dengan versi tesebut, sesuaikan dengan versi linux anda seperti yang telah anda lakukan di Gambar 4.
3. "8188eu-v7-20150406.tar.gz" merupakan Drivers Untuk tl-wn725n dengan versi linux yang terdapat di sampingnya, sesuaikan "versi linux" dan "linux code driver" seperti yang telah di lakukan pada Gambar 4.


Langkah 4:

Jika sudah menemukan Driver tl-wn725n dengan versi linux dan code driver linux yang cocok, selanjutnya kita download driver nya ke raspberry pi 2 kita dengan melakukan perintah di bawah ini tanpa tanda kutip :

 " wget https://dl.dropboxusercontent.com/u/80256631/Masukan_Driver_di sini.tar.gz  " 

seperti Gambar 6 Di bawah ini:


Gambar 6 : Proses Perintah Download Driver TL-WN725N 


Keterangan Gambar 6:

1. Merupakan Perintah untuk melakukan Download 
2. Peroses Download driver sampai driver itu tersimpan di directory Raspberry Pi 2



Langkah 5:

Jika sudah selesai Download driver nya selanjutnya kita lakukan "untar" untar ini sama halnya seperti mengextract file yang ada di windows kalo di windows itu kita bisa menggunakan "winzip" atau "winrar" dengan format file ".zip" atau pun ".rar" , sedangkan kalo di Raspberry  ini menggunakan file type .tar.gz  di karenakan berbasis linux.
 lakukan perintah tanpa tanda kutip: " tar xzf Masukan_Driver_disini.tar.gz "



jika tidak mendapatkan pesan error maka anda berhasil meng untar file driver .tar.gz , selanjutnya 
tinggal kita menginstal driver nya dengan melakukan perintah " ./install.sh " tanpa tanda kutip.
jika berhasil akan seperti Gambar 7 di bawah ini :

Gambar 7: Berhasil Install Driver TL-WN725N

lakukan Reboot pada raspberry dan ketika sedang reboot perhatikan led pada TL-WN725N jika berkedip atau menyalah berarti sudah berfungsi dengan baik.

Selanjutnya cek via  Desktop Raspberry pi 2 Anda di sini saya menggunakan Remote Desktop untuk meremote desktop raspi saya seperti pada Gambar 8 di bawah ini :

Gambar 8: Remote Desktop Raspberry Pi 2 Dhamsky

Keterangan Gambar 8:

1. Sudah dapat menampilkan SSID sekitar
2. "eth0" merupakan koeksi LAN
3. "wlan0" merupakan koneksi WIFI

Jika anda mengikuti tutorial dengan benar hasilnya akan seperti pada Gambar 8 di atas dan selamat Raspberry anda sudah bisa menggunakan wifi dengan adapter USB TL-WN725N :)

sekian Tutorial Dhamsky kaliini semoga bermanfaat untuk anda sampai jumpa di postingan berikutnya..

Wednesday, 23 December 2015

Selamat datang di Blog Dhamsky,
kali ini saya akan berbagi pengetahuan saya tentang GPIO apasih GPIO itu..? kegunaan nya untuk apasih..? bisa apa saja sih dengan GPIO itu..?
okey di postingan saya kali ini akan saya jelaskan fungsi dan kegunaan GPIO di Raspberry pi 2.
GPIO itu sendiri merupakan pin-pin dan pin ini adalah sebagai penghubung antara Raspberry Pi 2 dengan perangkat yang akan di jadikan project penggabungan di raspberry pi 2 seperti "PIR Motion Modul, RFID Read/Write module, Relay Module.DLL".
 versi simple nyasih seperti sebagai tombol-tombol yang dapat dinyalakan atau dimatikan "input" atau bisa juga Raspberry Pi 2 yang menyalakan atau mematikan tombol-tombol tersebut "output". dari 40 pin konektor itu 17 di antaranya merupakan pin GPIO; sedangkan yang lainnya adalah 4 pin power(PWR) ada yang 3.3v dan juga ada 5v dan 8 pin ground(GND) pin yang saya sebutkan ini merupakan pin yang sering di gunakan untuk membuat project.

lebih lengkapnya lihat pada Gambar 1.1 di bawah ini :


Gambar 1.1


Keterangan Gambar 1.1 :
1. Pin GPIO di warnai dengan warna orange
2. Pin Power(PWR) di warnai dengan warna Merah dan Kuning
    yang merah itu 5 volt dan yang kuning itu 3.3 volt.
3. Pin Ground(GND) di warnai dengan warna Hitam.

dari keterangan di atas itu menganai tentang GPIO,
sekarang untuk kegunaan GPIO.
Untuk kegunaan GPIO itu sendiri bermacam macam tergantung dari ide dan kreatifitas dari anda sendiri anda mau buat apa dan mau bagaimana fungsinya agar dapat berjalan itu tergantung anda yang mensetnya  :).


untuk fungsinya GPIO itu dapat di katakan banyak fungsinya sepertihalnya kita dapat membuat :

1. Home Automation dimana semua perangkat elektronik di rumah  seperti lampu,kipas angin,ac,tv dll bisa kita matikan dan hidupkan dari jarak jauh melaui laptop,Handphone bahkan Tab,

2. penyiram tanaman otomatis dimana kita dapat memberikan waktu penyiraman tanaman otomatis

3. membuat lampu menyalah otomatis ketika ada pergerakan di sekitar

4. mengendalikan cctv agar bisa di buat mengarah ke kanan kekiri keatas kebawah.

5.membuat game arcade machine dimana kita bisa menghubungkan tombol tombol untuk permainan.


itulah fungsi dari GPIO yang dapat kita buat sebagai peroject dan masih banyak lagi fungsinya
sekian postingan saya kali ini. :)

Monday, 29 June 2015



Selamat datang di blog DhamSky,
Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai bagaimana cara menginstal samba server di raspberry pi yang di mana nantinya akan berfungsi sebagai media server peribadi anda bisa memutar,menginstal,mengcopy,membuka file cukup dengan menggunakan jaringan di rumah anda.

 Hardware :
  1. Raspberry pi 2
  2. flashdisk 16GB ( yang saya jadikan untuk file sharing)
  3. Router AP (saya menggunakan router untuk mendapatkan koneksi inet dan juga IP )


Software :
  1. OS Raspbian
  2. Samba Server (software utama yang akan di bahas)



1.langkah pertama yang dilakukan :
Masukan perintah di bawah ini :

CODE:
sudo apt-get install samba samba-common-bin




2. Berikutnya buat direktori file untuk file yang akan di share nantinya :

CODE:
sudo mkdir /media/usb1




3. Jika sudah membuat folder share berikutnya setting di smb.conf:
Masukan perintah di bawah ini:

CODE:
sudo nano /etc/samba/smb.conf




4. selanjutnya perhatikan baris Authentication
Lihat di bagian  security = user hilangkan  “#”
Tampilan menjadi seperti di bawah ini:

TAMPILAN:
####### Authentication #######
  # "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
  # in this server for every user accessing the server.
  security = user




5. Berikutnya anda buat perintah untuk directory mana saja yang akan bisa di share masukan perintah di bwah ini di bagian paling bawah dari halaman edit smb.conf:

Ket:
 path = /media/usb1 (menunjukan letak usb flashdisk yang ingin di share )

CODE:
[Share]
  comment = Samba Freigabe
  path = /media/usb1
  writeable = yes
  guest ok = no




6. Selanjutnya buat password dan user pada samba server anda masukan perintah di bawah ini :

CODE:
sudo smbpasswd -a pi && sudo chown -R pi:pi /media/usb1

Ket : CODE di atas itu membuat user = “pi”




7. Berikutnya restart masukan perintah di bawah ini :

CODE:
sudo /etc/init.d/samba restart




8. Selanjutnya ketika raspi anda sudah di restart masuk lagi ke halaman edit smb.conf  masukan perintah di bawah ini:

CODE:
sudo nano /etc/samba/smb.conf




9. ketika halaman editing sudah muncul ubah lah bagian
workgroup = WORKGROUP menjadi
workgroup = R

MENJADI:
#===================== Global Settings =====================
  [global]
  ## Browsing/Identification ###
  # Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
  workgroup = R


Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!